Posted by: Licha | March 16, 2007

Akui saja bulir itu yang menang

sesak…
berwarni rasa berjejal…
mendesak masuk ke dada i hate me
rasa yang tak kuasa terpendam
tak tertahankan tuk terburai
daya kapilaritasnya mendorong naik…
hingga bulir-bulir bening ini tak kuasa lagi
bergelayut lembut di pelupuk mata

sang raga berusaha bangkit dari ringkihnya
tapi akhirnya terpedaya juga
oleh bulir-bulir yang mendadak menjelma
jadi apel-apel yang terpengaruh gravitasi,
jatuh ke bumi


Responses

  1. kenapa tidak tidak engkau sisihkan hati-mu untuk menerima bulir2 itu..
    sehingga hati-mu tidak terluka

  2. kalo emang gelas udah nggak cukup buat nampung air yang dicurahkan padanya, air itu pasti tumpah

  3. udah dibilangin kok…..


Leave a response

Your response:

Categories